Wisata Kuliner Makanan Kota Pontianak

Wisata Kuliner Makanan Kota Pontianak


 Wisata kuliner kota Pontianak yang paling banyak diminati

Menjelajah kota Pontianak tentu tidak akan puas jika tidak mencoba wisata kuliner kota Pontianak yang paling banyak diminati wisatawan. Ya, jika Anda menghabiskan liburan di sini, kami akan memberikan kemudahan untuk Anda temukan beberapa kuliner paling popular di kota Pontianak. Namun jika Anda orang muslim, ini bukan rekomendasi terbaik yang kami berikan untuk Anda. Karena sebagian besar kuliner ini non halal. Nah langsung saja simak lebih lengkapnya berikut ini.

  • Bakmi Pemangkat non-halal

Ini adalah makanan pertama yang kami rekomendasikan di Pontianak. Bakmi Pemangkat (non-halal) benar-benar enak. Jenis makanan mie kering normal (yamien) dengan berbagai isian dan sup bening. Ada juga banyak di Bandung, yamien? Tapi di sini mie kecil ini cukup manrik dan teksturnya lebih jelas. Rasanya asin, dan ada banyak jenis isian. Di Bandung isinya biasanya daging standar, daging giling, atau daging ayam cincang. Bakmi Pemangkat ini menggunakan daging babi merah (chasiu), udang, babi cincang, loyang, kulit babi, pangsit rebus, tog, bakso goreng. Kuahnya tidak terlalu segar, namun benar-benar terasa seledri. Ada potongan bawang putih dan kacang tanah. Harga: 20.000. lokasi: Siam Road

  • Chaikue

Chaikue (atau juga sering disebut Choipan) memang salah satu hidangan paling khas di Pontianak. Chaikue sendiri dibuat dari campuran tepung beras (dicampur dengan sedikit tepung tapioka), yang diisi dengan berbagai jenis sayuran. Ada 2 jenis sajian goreng atau kukus. Karena ini benar-benar makanan khas Pontianak, ada banyak pedagang di kota Pontianak yang dapat Anda temukan. Berdasarkan hasil survey Anda dapat mencobanya di Parlemen Seagull (juga disebut Seagull Tian Melly / Siantan Chaikue), yang terletak sedikit lebih jauh di Sianthan. Cykup jauh karena Anda harus naik feri melintasi sungai Kapuas, usahakan datang pagi hari. Tempat ini benar-benar terlihat kuno namun rumah model lama dengan halaman di atas parit berubah menjadi ruang makan yang unik. Tempat makan ini menjual Chaikue dengan 5 pilihan seperti kacang, bengkoang, rebung, kucai,  dan talas ungu. Semuanya lezat karena rasanya sangat enak. Harganya Rp. 1.500 per biji. Lokasi ada di Parwasal, Jalan Khatulistiwa, Siantan.

  • Bakmi kepiting Oukie non-halal

Ketika ditanya kuliner apa yang direkomendasikan di Pontianak, banyak yang menyarankan mencoba Bakmi kepiting. Jelas, ada beberapa yang menjual mie kepiting di Pontianak. Anda dapat mencobanya di Bakmi Kepiting Oukie. Mie Kepiting Oukie tidak berada di pusat kota, seperti Jalan Gajah Mada. Namun rasa yang ditawarkan cukup enak dan menjadi yang paling populer. Ketika Anda berada di sana, Anda akan melihat banyak pengunjung yang tampak seperti pelanggan biasa. Seperti namanya, mie kepiting ini adalah mie daging kepiting. Tapi daging kepitingnya sangat kecil, hanya sepotong. Mungkin ini karena kepiting mahal. Tetapi selain isi daging kepiting, masih ada banyak topping: 4 butir bakso kecil, telur, bakso kotak-kotak tipis, bakso kepiting, pangsit goreng, dan kecap babi. Karena ada kecap babi, jadi mie kepiting tidak halal. Jika Anda tidak ingin menggunakan mie kuning, Anda bisa menggantinya dengan kwetiaw. Harga satu porsinya Rp 30.000 dan berlokasi di Jalan Tanjung Pura, Pontianak.

  • Kwecap Veteran non-halal

Ini juga salah satu kuliner popular karena jarang ditemukan di luar Pontianak. Kwecap disajikan dalam 2 mangkuk. Satu mangkuk kwecap dengan isi (Kwetiaw, tetapi lebih lebar dan digulung) dengan kuah kental yang taburi dengan bawang putih panggang. Semangkuk Kwecap Veteran yang menjadi campuran adalah tahu, telor puyuh, tahu goreng, kacang tanah, daging kering, kulit babi, iga babi (tanpa tulang) dan irisan daging rebus, serta beberapa bawang putih kering. Cara makannya adalah kuah harus dicampur dalam mangkuk Kwecap, jadi ini tidak sama dengan makan daging. Kwecap sangat lezat dari kuah Kaldunya. Harga untuk perporsi Rp. 40.000 dan berlokasi di Jalan Veteran, pontianak. 

  • Nasi Campur Akwang non halal

Bandung juga memiliki kuliner sama seperti di Pontianak ini. Namun jika Anda ingin tahu bahwa nasi campur akwang sedikit berbeda. Nasi menggunakan nasi putih biasa (bukan nasi hinam), dan casiu (daging babi panggang), samcan, lapciong (sosis Cina), ayam dan setengah irisan telur, kedelai digunakan sebagai isian. Di sampingnya ada potongan acar sayuran dan irisan mentimun (mentimun segar, bukan acar). Yang membedakannya dari nasi campur bandung, di Pontianak nasi campur akwang dituang dengan kuah bening kental. Jika Anda penasaran, Anda dapat mencoba dijalan pahlawan. Untuk harganya dapat Anda beli satu porsinya 43.000,-. Jangan lewatkan untuk mencoba kuliner Nasi Campur Akwang jika Anda datang ke Pontianak terutama bersama teman dan kerabat.


Wisata kuliner kota Pontianak yang paling banyak diminati

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Wisata Kuliner Makanan Kota Pontianak"

Posting Komentar